Narsistik adalah jenis kelainan kepribadian yang termasuk di dalam bagian kluster B (dramatis). Kelainan kepribadian ini biasanya dibentuk oleh lingkungan sekitarnya, biasanya pola asuh yang biasa untuk memanjakan dan sering memuji yang berlebihan merupakan salah satu penyebabnya. Narsistik atau yang biasa dikenal dengan NPD ini ditandai dengan perasaan bahwa dirinya penting yang berlebihan. Berikut adalah lima ciri-ciri orang yang memiliki kelainan kepribadian narsistik:

Merasa Bahwa Dirinya Hebat dan Berharap Orang Lain Memperlakukan Dia Spesial

Orang yang mempunyai NPD selalu merasa dirinya hebat dan lebih superior dibandingkan dengan orang lain. Seperti menganggap dirinya lebih pintar dan lebih cantik/tampan dibandingkan dengan orang lain. Karena dia merasa dirinya lebih hebat, hal itu membuat orang yang mengidap NPD untuk diperlakukan spesial oleh orang sekitarnya. NPD menginginkan orang disekitarnya untuk melakukan apa yang dia suka dan jika orang lain tidak melakukannya maka dia dapat tersinggung bahkan marah.

Harus Dikagumi

NPD membutuhkan orang sekitarnya untuk mengaguminya, hal ini meningkatkan ego yang dimilikinya. Meskipun NPD terlihat seperti orang yang mempunyai kepercayaan diri yang besar, akan tetapi sebenarnya NPD mempunyai kepercayaan diri yang rendah. NPD biasanya mempunyai sisi yang sangat dia tidak sukai dari dirinya sendiri yang membuat dia malu dan dia tutupi dari orang sekitarnya dengan topeng kepercayaan diri.

Memanipulasi Orang di Sekitarnya

Pengidap NPD merupakan manipulator yang sangat ulung. NPD selalu memanfaatkan orang disekitarnya agar dia dapat mendapatkan hal yang diinginkannya. Dari perspektif seorang NPD, orang disekitarnya hanyalah pion yang dapat dia gunakan untuk kepentingan dia.

Bahkan sama seperti psikopat, NPD tidak segan-segan untuk mengorbankan orang disekitarnya selama tujuan dia tercapai. Akan tetapi, berbeda dengan psikopat yang melakukan itu karena dia tidak mempunyai empati terhadap orang lain, NPD melakukan hal itu karena tidak peduli dengan perasaan dan kepentingan orang-orang disekitarnya. Menurut NPD kepentingannya jauh lebih penting dibandingkan orang sekitarnya, karena dia spesial.

Sikap Arogan

NPD mempunyai sikap yang arogan, karena dia merasa dirinya lebih baik dibandingkan orang lain. Hal ini membuat NPD selalu menganggap remeh dan menganggap rendah orang lain. Terutama jika berhadapan dengan kritik yang ditujukan kepadanya. NPD tidak dapat menerima kritikan dan ketika dikritik oleh dia dapat tersinggung dan bahkan sampai ketahap tantrum. Hal ini disebabkan oleh sikap arogan yang dimilikinya dan anggapan bahwa dia selalu benar dan tidak pernah salah.

Rasa Iri

NPD tidak menyukai seseorang yang lebih baik daripada dirinya, hal itu akan menimbulkan rasa iri terhadap orang tersebut. Namun rasa iri yang dimiliki oleh NPD berbeda dengan orang kebanyakan, ketika NPD merasa iri dia tidak akan mengakuinya dan malah mengganggap orang tersebut yang iri kepadanya. Hal ini dipengaruhi oleh ego yang dimiliki oleh NPD, NPD selalu mengangap dirinya lebih hebat dibandingkan orang lain dan tidak akan menerima ketika ada orang yang lebih baik dibanding dirinya. Ketika ada orang yang lebih baik dari dirinya, NPD tidak akan menerima hal itu sehingga terjadi proses denial (penolakan). Denial inilah yang akan menimbulkan NPD ketika iri akan beranggapan bahwa orang lain yang iri terhadapnya.

  • Like jika anda suka dengan artikel ini
  • Share jika menurut anda artikel ini informatif
  • Komentar bila ada yang ingin anda tanyakan
  • Follow jika menginginkan update baru

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA ARTIKEL INI